Wednesday 7th of October 2026

Kronologi Ledakan Besar di Rumah Makan Pakuwon City Akibat Kebocoran Pipa Gas, Koki Cium Bau Gas Sebelum Kejadian

Kronologi Ledakan Besar di Rumah Makan Pakuwon City Akibat Kebocoran Pipa Gas, Koki Cium Bau Gas Sebelum Kejadian

--

MITRA AUTO – Dampak kerusakan pascaperistiwa ledakan besar yang bersumber dari Rumah Makan Nasi Tempong Sri Dewi di kompleks Ruko San Antonio, Pakuwon City, Kota Surabaya, dilaporkan sangat masif.

Kekuatan daya ledak yang dipicu oleh akumulasi kebocoran gas tersebut tidak hanya menghancurkan interior depot asal api, melainkan juga merembet dan merusak puluhan bangunan ruko komersial serta rumah tinggal yang berada di sekeliling klaster elite tersebut.

Berdasarkan hasil pendataan komprehensif yang dirilis oleh jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya bekerja sama dengan BPBD Jawa Timur, tercatat sebanyak 41 unit bangunan mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

Baca juga: Ini Dia Spesifikasi vivo X Fold6, Dilengkapi Sistem Kamera 200 MP Berteknologi ZEISS Canggih Banget!

Getaran dan gelombang kejut vertikal yang dihasilkan oleh ledakan subuh itu sangat kuat, hingga mampu meruntuhkan plafon beton, meretakkan dinding struktural, serta menghancurkan seluruh kaca jendela toko di radius puluhan meter. Selain bangunan, belasan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat yang terparkir di depan ruko juga mengalami kerusakan akibat tertimpa puing-puing material.

Mengingat besarnya skala kerusakan yang ditimbulkan, pihak kepolisian tidak mau berspekulasi dan langsung menerjunkan tim gabungan khusus ke lokasi kejadian.

Tim yang dikerahkan terdiri dari unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim, tim Laboratorium Forensik (Labfor), serta unit INAFIS Polrestabes Surabaya. Kehadiran tim penjinak bom ini bertujuan untuk menyisir dan memastikan secara komprehensif apakah ada kandungan bahan peledak berbahaya lainnya (eksplosif) di lokasi tersebut.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, menegaskan bahwa setelah dilakukan penyisiran sterilisasi oleh Tim Jibom Gegana, petugas memastikan sama sekali tidak menemukan adanya unsur atau kandungan bahan peledak ilegal maupun bom.

Baca juga: Link Video 27 Detik Coolmax Viral Media Sosial, Awas Kepingin! Reaksi Jujur Nggak Bisa Bohong

Di dalam ruko, petugas menemukan tiga tabung gas LPG berukuran raksasa seberat 50 kilogram dalam kondisi utuh dan tidak terbelah. Dengan demikian, tim Labfor menyimpulkan bahwa ledakan murni bersumber dari kebocoran hebat pada instalasi pipa karet penyalur gas yang terjebak dalam ruang kedap udara.

Hingga saat ini, garis polisi masih terpasang ketat di sepanjang blok Ruko San Antonio guna kelancaran penyelidikan lanjutan dan pembersihan sisa-sisa pecahan kaca yang membahayakan jalan raya. Pemerintah kota dan pengelola kawasan Pakuwon City juga tengah berkoordinasi mengenai taksiran kerugian materiil total yang dialami oleh para pemilik ruko tetangga. Warga dan pelaku usaha diimbau untuk selalu memeriksa kelaikan selang dan regulator gas secara berkala demi menghindari tragedi serupa.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST