PT Semen Padang Lepas Pengiriman Perdana SEPABLOCK untuk Hunian Tetap Pascabencana Sumatera
--
Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, menjelaskan kapasitas produksi dan distribusi. “Untuk tipe rumah standar 36 meter persegi, kami mampu menyediakan material SEPABLOCK untuk 100–120 unit huntap per bulan. Pengiriman perdana ini difokuskan untuk proyek di Sumatera Barat, dengan potensi perluasan ke Sumatera Utara dan Aceh sesuai kebutuhan rekonstruksi,” katanya.
Proyek percontohan pembangunan huntap menggunakan SEPABLOCK telah dimulai di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Inisiatif ini digagas oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat bekerja sama dengan Kadin Indonesia, sebagai bentuk sinergi antara sektor swasta, BUMN, dan pemerintah daerah. Pembangunan ini diharapkan menjadi model bagi wilayah lain yang terdampak bencana serupa.
Baca juga: Tragedi Maut di Kisaran Sumut, Toyota Fortuner Tertabrak KA Putri Deli, Dua Anak Tewas, Kakek Kritis
Acara pelepasan pengiriman dihadiri oleh jajaran pimpinan SIG dan PT Semen Padang, termasuk Komisaris Utama SIG Sigit Widyawan, Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra, serta komisaris dan direksi PT Semen Padang seperti Werry Darta Taifur, Ilham Aldelano Azre, Resiya Syafri, Iskandar Z. Lubis, dan Andria Delfa.
Pengiriman perdana SEPABLOCK ini bukan sekadar distribusi material, melainkan simbol kolaborasi lintas sektor dalam membangun kembali harapan masyarakat pascabencana. Dengan teknologi konstruksi cepat dan tahan bencana, diharapkan ribuan keluarga korban dapat segera memiliki hunian layak, aman, dan berkelanjutan. PT Semen Padang dan SIG berkomitmen terus mendukung program pemulihan nasional, sekaligus memperkuat peran inovasi produk turunan semen dalam pembangunan infrastruktur Indonesia yang tangguh menghadapi perubahan iklim dan bencana alam.