Sunday 10th of May 2026

Merk Sosis Ini Teror Konsumen, Usai Unggah Produknya yang Membusuk Tak Layak Konsumsi!

Merk Sosis Ini Teror Konsumen, Usai Unggah Produknya yang Membusuk Tak Layak Konsumsi!

--

MITRAAUTO - Baru-baru ini, sebuah keluhan konsumen menjadi viral, melaporkan bahwa sosis telah menghitam dan diduga busuk. Namun, merek tersebut meminta penghapusan unggahan keluhan tersebut.

Baca juga: Penyebab James F. Sundah Meninggal Dunia, Penulis Lagu Lilin-Lilin Kecil Sempat Nikmati Detik Terakhir dengan Es Krim Sebelum Wafat

Baca juga: Fenomena Homeless Media: Mengenal Tren Media Tanpa Website yang Kini Lebih Kuat dari Portal Berita Resmi

Seorang konsumen mengungkapkan kekecewaannya setelah menemukan sosis merek So Nice siap makan dalam kondisi tidak layak konsumsi. Keluhan tersebut menjadi viral setelah diunggah di akun Instagram @novasn_ pada hari Selasa (6 Mei).

Dalam unggahannya, ia menunjukkan ujung sosis yang menghitam. Ia telah mengonsumsi sosis tersebut sebelum menyadari kondisinya yang tidak normal.

"Sangat kecewa, ini sosis favorit saya sejak kecil. Apa ini? Tolong jelaskan @sonice_id @sogoodid, di mana Anda makan ini?", tulisnya dalam unggahan tersebut.

Tak lama setelah unggahan tersebut menjadi viral, So Good, perusahaan yang memproduksi sosis So Nice, menghubungi konsumen tersebut melalui pesan langsung (DM) di Instagram.

Namun, tanggapan produsen tersebut menarik perhatian karena mereka meminta penghapusan unggahan tersebut.

" teman So Good, kami mohon kerjasamanya untuk menghapus mention yang berada di Instagram So Nice, Instagram So Good dan Instagram Real Good karena produk tersebut belum kami lakukan pengecekan. Terima kasih," demikian isi pesan langsung yang dibagikan oleh Nova, seorang konsumen.

Baca juga: Penyebab James F. Sundah Meninggal Dunia, Penulis Lagu Lilin-Lilin Kecil Sempat Nikmati Detik Terakhir dengan Es Krim Sebelum Wafat

Nova langsung menolak permintaan tersebut. Ia mengaku trauma dan jijik setelah mengetahui bahwa sosis yang dimakannya telah berubah warna.

"Gak, gak mau dihapus karena jadi trauma, enek banget," jawab konsumen tersebut.

Merek tersebut juga dilaporkan terus menghubungi konsumen melalui WhatsApp, termasuk beberapa panggilan telepon. Nova mengaku terganggu karena ia tidak menerima permintaan maaf, melainkan permintaan untuk menghapus unggahan keluhannya.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST